Sepasang pengantin baru sedang bersiap menikmati malam pertama mereka.
Pengantin perempuan berkata, "Mas, aku masih perawan dan tidak tahu apa-apa tentang seks. Maukah Mas menerangkannya lebih dulu sebelum kita melakukannya?"
"Seks itu sederhananya begini?, kita umpamakan penjara, punya kamu selnya dan punyaku penjahatnya. Di penjara, penjahat harus dimasukkan ke dalam sel." terang pengantin lelaki.
Lalu mereka pun mulai bercumbu mengarungi lautan asmara. Ketika sudah selesai dan si pengantin lelaki sedang berbaring akan memejamkan mata, si pengantin perempuan berkata, "Mas, penjahatnya lepas."
Pengantin lelaki pun mulai lagi memasukkan 'penjahatnya'. Rupanya si pengantin perempuan sangat menikmati hubungan asmara yang baru pertama ini ia rasakan. Setiap kali selesai, ia selalu mengatakan bahwa penjahatnya lepas atau melarikan diri, keluar dari selnya.
Setelah sekian kali, si pengantin kembali menjelaskan, "Dik, penjahat yang ini tidak menjalani hukuman seumur hidup."
Pengantin Baru dan Penjaga
14 Juli 2012
jam
15.15
di
Hiburan
oleh
Ratno Wistu Jr
Arsip Tulisan
-
►
2013
(65)
- ► April 2013 (10)
- ► Maret 2013 (18)
- ► Februari 2013 (17)
- ► Januari 2013 (15)
-
▼
2012
(212)
- ► Desember 2012 (10)
- ► November 2012 (20)
- ► Oktober 2012 (10)
- ► September 2012 (23)
- ► Agustus 2012 (9)
-
▼
Juli 2012
(15)
- Rayuan Maut
- Diabetes Induk Segala Penyakit Degeneratif
- Solo dan Surau Kecil di Kampungku
- 1 Ramadhan
- Berpacu Dalam Lumpur
- Pengantin Baru dan Penjaga
- Step by Step
- Sabtu Kesekian Kali
- Akhirnya Selesai Juga
- Tebak-tebakan Ngawur
- SIM Pinjaman
- Sains di Balik Dongeng
- Kartu Keluarga
- Empat (4) Kriteria Istri Idaman
- Kecapekan
- ► April 2012 (14)
- ► Maret 2012 (20)
- ► Februari 2012 (28)
- ► Januari 2012 (46)
-
►
2011
(421)
- ► Desember 2011 (43)
- ► November 2011 (32)
- ► Oktober 2011 (25)
- ► September 2011 (28)
- ► Agustus 2011 (43)
- ► April 2011 (38)
- ► Maret 2011 (60)
- ► Februari 2011 (36)
- ► Januari 2011 (26)
-
►
2010
(211)
- ► Desember 2010 (42)
- ► November 2010 (37)
- ► Oktober 2010 (77)
- ► September 2010 (26)
- ► Agustus 2010 (29)
-
►
2009
(2)
- ► April 2009 (1)
- ► Januari 2009 (1)
-
►
2008
(4)
- ► Desember 2008 (1)
- ► November 2008 (2)
- ► Januari 2008 (1)


0 Komentar:
Beri Komentar